Senin, Februari 09, 2015

Alasan Pembelajaran PAUD Menggunakan Pendekatan Bermain

Pendekatan Bermain pada PAUD - Pada postingan kali ini, Membumikan Pendidikan akan mencoba mengulas mengenai alasan pembelajaran PAUD menggunakan pendekatan bermain. Menurut Ahli psikologi dan pendidikan, Gordon & Browne (1985),  berpendapat bahwa bermain merupakan pekerjaan anak-anak dan cermin pertumbuhan anak. Bermain bagi anak usia dini merupakan kegiatan yang utama dalam kehidupannya, artinya seluruh waktu yang dimiliki anak, di mana saja, kapan saja, dan dalam kondisi apa saja, selalu dihabiskan untuk kegiatan bermain.

Baca juga: Makna Bermain bagi Perkembangan Anak Usia Dini
Alasan Pembelajaran PAUD Menggunakan Pendekatan Bermain
Jadi, bermain bagi anak usia dini merupakan kebutuhan, sama seperti kebutuhan yang lain. Seperti kebutuhan akan makan dan minum, kesehatan, kasih sayang, pakaian, kemanan, kenyamanan dan lain-lain. Sehingga ada sinyalemen yang menyatakan bahwa dunia anak adalah dunia bermain, anak belajar melalui bermain dan bermain seraya belajar.

Baca juga: Hakikat Bermain Pada Pendidikan Anak Usia Dini

Pengaruh Bermain bagi Perkembangan Anak

Melalui kegiatan bermain inilah seluruh potensi kecerdasan yang dimiliki oleh anak dapat dikembangkan, seperti kecerdasan linguistic, logic-matematik, visual-spasial, interpersonal, intrapersonal, musical, kinestetik, natural dan spiritual. Bermain bagi anak sangat mempengaruhi perkembangannya. Setidaknya ada 11 pengaruh bermain bagi perkembangan anak, yaitu :
  • Perkembangan fisik,
  • Dorongan berkomunikasi,
  • Penyaluran bagi energi emosional yang terpendam,
  • Penyaluran bagi keinginan dan kebutuhan,
  • Sumber belajar,
  • Rangsangan bagi kreativitas,
  • Perkembvangan wawasan diri,
  • Belajar bermasyarakat,
  • Standar moral,
  • Belajar bermain sesuai dengan peran jenis kelamin dan
  • Perkembangan cirri kepribadian yang diinginkan (Harlock, 1991).

Oleh karena itu dalam pendidikan anak usia dini metode bermain sifatnya adalah wajib adanya. Informasi apapun yang akan diberikan kepada anak, hendaknya dikemas dalam kegiatan bermain yang menyenangkan dan mengasyikkan.

Baca juga: Pembelajaran yang Menyenangkan Melalui Bermain

Kriteria Alat Permainan Pada PAUD

Untuk mencapai manfaat yang optimal, maka alat permaianan yang digunakan sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut:
  • Aman atau tidak berbahaya bagi anak, misalnya bentuk, warna dan bahan.
  • Berdasarkan minat anak, jadi bukan pilihan orang lain.
  • Sebaiknya beraneka ragam, sehingga anak bisa bereksplorasi dengan berbagai jenis mainan tersebut.
  • Tingkat kesulitannya hendaknya disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak, jadi tidak terlalu sulit dan tidak telalu mudah.
  • Kuat, dalam arti tidak mudah rusak, karena anak cenderung ingin tahu sehingga mungkin akan dibongkar, dibanting, dll.
  • Menarik, baik warna maupun bentuknya.
  • Murah, mainan tidak harus membeli, namun dapat memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar kita.

Demikianlah uraian mengenai Alasan Pembelajaran PAUD Menggunakan Pendekatan Bermain. Semoga dapat bermanfaat dan bisa membuka wawasan sahabat-sahabat membumikan pendidikan dalam menyiapkan alat permaianan yang bermakna untuk anak didiknya.

Belum ada Komentar untuk "Alasan Pembelajaran PAUD Menggunakan Pendekatan Bermain"

Posting Komentar

Komentar yang mengandung sara, pornografi, tidak sesuai dengan pembahasan, memasukan link aktif, dan bersifat merugikan orang lain akan dihapus. Terima kasih.

Advertisemen